Mei dan Pahlawan Peranakan CIna Idealis
Mei 1998 seakan baru saja berlalu
saya pernah menulis tentang Peranakan Cina Idealis
dan juga tentang kaum Peranakan Cina di Madura yang sukses berbaur
dengan masyarakat setempat
Kebetulan kemarin saya baru pulang dari Madura, dari Pasongsongan
Saya baru tahu seorang lagi tokoh Peranakan Cina Idealis
yang belum dimasukkan oleh Junus Jahja ke dalam bukunya
yaitu paman dari ayah saya, Abu Bakar Sidik,
seorang pejuang yang mempertahankan kemerdekaan pada era
revolusi 1945-1949, beliau gugur di bawah serangan senapan Belanda!
Orang Pasongsongan telah mengenangnya sebagai nama jalan raya utama di kecamatan ini.